Articles
Demam Berdarah
Vina Alzahra 30 Jun 2022Pengertian Demam Berdarah Dengue
DBD atau Demam Berdarah Dengue adalah penyakit yang disebabkan virus dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk ini akan menularkan virus saat menggigit dan menghisap darah korbannya. Jenis nyamuk tersebut biasanya menyerang di pagi dan sore hari.
Gejala Demam Berdarah Dengue
Gejala awal:
- Demam tinggi hingga 39°C
- Sakit kepala
- Mual hingga muntah
- Nyeri di belakang mata, tulang, dan otot
- Muncul ruam kulit atau bercak kemerahan di kulit
- Radang tenggorokan yang diiringi dengan sulit menelan dan minum
Gejala Lanjutan:
- Mimisan
- Gusi berdarah
- BAB berwarna hitam atau gelap
- Muntah darah
Setelah muncul gejala tersebut, maka akan memasuki fase kritis selama 2-3 hari. Di fase ini, gejala seperti orang sudah sembuh karena demam tinggi sudah menurun, rasa sakit di tubuh mulai berkurang, dan menghilangnya beberapa gejala tambahan. Padahal pada fase ini harus diwaspadai karena bisa menyebabkan Dengue Shock Syndrome (DSS) yang bisa sangat berbahaya, bahkan berpotensi menyebabkan kematian.
Komplikasi Demam Berdarah Dengue
- Pendarahan, ditandai dengan gusi berdarah, mimisan, muntah hitam, perdarahan di bawah kulit, batuk darah, dan buang air dengan feses warna hitam atau merah pekat.
- Dengue Shock Syndrome (DSS), yang ditandai dengan gejala dehidrasi, bradikardia, hipotensi, pupil mata melebar, napas tidak teratur, kulit pucat, dan keringat dingin.
- Gagal ginjal akut, umumnya terjadi pada fase terminal sebagai akibat dari syok yang tidak tertangani dengan baik. Diuresis merupakan parameter yang penting dan mudah dikerjakan, untuk mengetahui apakah syok telah teratasi. Diuresis diusahakan > 1 ml/Kg BB per jam.
- Ensefalopati dengue, dapat terjadi sebagai komplikasi syok yang berkepanjangan dengan pendarahan, tetapi dapat juga terjadi pada demam berdarah yang tidak disertai syok. Pada ensefalopati dengue, kesadaran pasien menurun menjadi apatis atau somnolen.
- Edema paru, merupakan komplikasi yang mungkin terjadi sebagai akibat dari pemberian cairan yang berlebihan.
Angka Kejadian Demam Berdarah Dengue di DKI Jakarta Tahun 2021
|
Kabupaten/Kota |
DBD |
|
Kep Seribu |
13 |
|
Jakarta Selatan |
775 |
|
Jakarta Timur |
994 |
|
Jakarta Pusat |
160 |
|
Jakarta Barat |
782 |
|
Jakarta Utara |
368 |
|
DKI Jakarta |
3092 |
*Data Badan Pusat Statistik Provinsi DKI Jakarta (https://jakarta.bps.go.id/indicator/30/504/1/jumlah-kasus-penyakit-menurut-provinsi-kabupaten-kota-dan-jenis-penyakit-.html)
Pencegahan Demam Berdarah Dengue
Beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya DBD
- Memberantas sarang nyamuk yang dilakukan dalam dua kali pengasapan insektisida atau fogging dengan jarak 1 minggu
- Menguras tempat penampungan air, seperti bak mandi, minimal setiap minggu
- Menutup rapat tempat penampungan air
- Melakukan daur ulang barang yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti
- Mengatur cahaya yang cukup di dalam rumah
- Memasang kawat anti nyamuk di ventilasi rumah
- Menaburkan bubuk larvasida (abate) pada penampungan air yang sulit dikuras
- Menggunakan kelambu saat tidur
- Menanam tumbuhan pengusir nyamuk
- Menghentikan kebiasaan menggantung pakaian
- Menghindari wilayah daerah yang rentan terjadi infeksi
- Menggunakan krim anti-nyamuk yang mengandung N-diethylmetatoluamide (DEET), tetapi jangan gunakan DEET pada anak di bawah 2 tahun.